logo
spanduk spanduk

Rincian berita

Rumah > Berita >

Berita Perusahaan Tentang Bagaimana sensor DEF bekerja?

Acara
Hubungi Kami
Mrs. April
86-18100162701
Hubungi Sekarang

Bagaimana sensor DEF bekerja?

2025-12-31

Sensor DEF bekerja dengan memantau level dan konsentrasi Diesel Exhaust Fluid (DEF) dalam sistem pembuangan kendaraan untuk memastikan berfungsinya sistem Selective Catalytic Reduction (SCR) dengan benar, yang mengurangi emisi berbahaya. Begini cara kerjanya:

1. ‌Fungsi Inti

  • Pemantauan Level‌: Sensor ini terus menerus mengukur level DEF dalam tangki penyimpanan. Ketika level turun di bawah ambang batas tertentu, sensor akan memicu peringatan.
  • Deteksi Konsentrasi‌: Dengan menggunakan sensor yang mengukur konduktivitas listrik atau indeks bias, sensor memeriksa konsentrasi urea dalam DEF untuk memastikan memenuhi standar (biasanya 32,5%).

2. ‌Proses Kerja

  1. Akuisisi Sinyal‌: Sensor mengubah data level dan konsentrasi menjadi sinyal listrik.
  2. Pemrosesan Data‌: Sinyal-sinyal ini diperkuat dan disaring sebelum dikirim ke Electronic Control Unit (ECU) kendaraan.
  3. Kontrol Umpan Balik‌: ECU menggunakan data ini untuk menyesuaikan pengoperasian sistem SCR. Jika DEF tidak mencukupi, ECU dapat membatasi tenaga mesin.

3. ‌Fitur Teknis

  • Presisi Tinggi‌: Sensor ini menggunakan kompensasi suhu untuk menjaga akurasi bahkan dalam kondisi ekstrem.
  • Resistensi Interferensi‌: Desain pelindung meminimalkan interferensi elektromagnetik, memastikan sinyal yang stabil.

4. ‌Aplikasi

  • Kendaraan Komersial‌: Seperti truk dan bus, digunakan untuk memenuhi standar emisi seperti Euro VI.
  • Mesin Konstruksi‌: Seperti ekskavator dan loader, memastikan pengoperasian sistem pengolahan gas buang yang efisien.
spanduk
Rincian berita
Rumah > Berita >

Berita Perusahaan Tentang-Bagaimana sensor DEF bekerja?

Bagaimana sensor DEF bekerja?

2025-12-31

Sensor DEF bekerja dengan memantau level dan konsentrasi Diesel Exhaust Fluid (DEF) dalam sistem pembuangan kendaraan untuk memastikan berfungsinya sistem Selective Catalytic Reduction (SCR) dengan benar, yang mengurangi emisi berbahaya. Begini cara kerjanya:

1. ‌Fungsi Inti

  • Pemantauan Level‌: Sensor ini terus menerus mengukur level DEF dalam tangki penyimpanan. Ketika level turun di bawah ambang batas tertentu, sensor akan memicu peringatan.
  • Deteksi Konsentrasi‌: Dengan menggunakan sensor yang mengukur konduktivitas listrik atau indeks bias, sensor memeriksa konsentrasi urea dalam DEF untuk memastikan memenuhi standar (biasanya 32,5%).

2. ‌Proses Kerja

  1. Akuisisi Sinyal‌: Sensor mengubah data level dan konsentrasi menjadi sinyal listrik.
  2. Pemrosesan Data‌: Sinyal-sinyal ini diperkuat dan disaring sebelum dikirim ke Electronic Control Unit (ECU) kendaraan.
  3. Kontrol Umpan Balik‌: ECU menggunakan data ini untuk menyesuaikan pengoperasian sistem SCR. Jika DEF tidak mencukupi, ECU dapat membatasi tenaga mesin.

3. ‌Fitur Teknis

  • Presisi Tinggi‌: Sensor ini menggunakan kompensasi suhu untuk menjaga akurasi bahkan dalam kondisi ekstrem.
  • Resistensi Interferensi‌: Desain pelindung meminimalkan interferensi elektromagnetik, memastikan sinyal yang stabil.

4. ‌Aplikasi

  • Kendaraan Komersial‌: Seperti truk dan bus, digunakan untuk memenuhi standar emisi seperti Euro VI.
  • Mesin Konstruksi‌: Seperti ekskavator dan loader, memastikan pengoperasian sistem pengolahan gas buang yang efisien.